Monday, August 31, 2015

Pendapat Makna di balik Lirik "Bintang Di Surga" (Peterpan)

Peterpan - Bintang Di Surga

Masih ku merasa angkuh
Terbangkan anganku jauh
Langit kan menangkapku
Walau ku terjatuh


Si tokoh merasa sombong akan kemampuannya sehingga membuat keinginannya semakin tidak terkendali. Si tokoh menganggap apa yang dia lakukan akan selalu berhasil.
Langit akan menangkapnya meskipun ia akan terjatuh tapi langit itu berada di atas, ini menandakan si tokoh merasakan walaupun ia akan gagal ataupun tidak berusaha itu tidak akan membuat dia jatuh tapi membawa ke keadaan dan hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Dengan kata lain si tokoh mendapatkan apa yang ia inginkan tanpa berusaha, atau gagal sekalipun.

Dan bila semua tercipta
Hanya untukku merasakan
Semua yang tercipta
Hampa hidup terasa


Si tokoh bertanya segala yang ada di dunia ini ada untuknya, masih tetap sifat yang angkuh ia menganggap dia akan mendapatkan apa yang dia inginkan. Tapi jika semua yang diinginkan itu terpenuhi maka hidup yang dirasakan si tokoh ini hanya memuaskan diri sendiri, terasa kosong tidak berarti.

Lelah tatapku mencari
Mencari hati untukku membagi
Menemani langkahku namun tak berarti


Si tokoh mencari seseorang untuk berbagi apa yang ia miliki untuk menemani hidupnya tapi itu semua usaha yang sudah lama dia lakukan tidak berarti apa-apa dan tidak menghasilkan apa-apa.

Dan bila semua tercipta
Tanpa harus ku merasakan
Cinta yang tersisa
Hampa hidup terasa


Si tokoh bertanya segala yang ada di dunia ini ia bisa rasakan dan dapatkan tapi dia tidak bisa merasakan cinta satu-satunya hal yang dia tidak bisa miliki, si tokoh merasakan hidupnya begitu kosong

Bagai bintang di surga
Dan seluruh warna
Dan kasih yang setia
Dan cahaya nyata


Si tokoh menyamakan seseorang yang ia akan cinta itu seperti "Bintang yang berada di surga" yang memiliki semua warna, cinta yang setia, sinar yang bukan menipu mata

Oh bintang di surga
Berikan cerita
Dan kasih yang setia
Dan cahaya nyata


Si tokoh memohon pada bintang di surga, memberikan padanya sebuah cerita (bukan hidup yang hampa atau kosong), kekasih yang setia, cahaya sejati yang bisa membuatnya melihat kepura-puraan.

Di video klipnya, si tokoh dan temannya tewas tertembak dalam usaha merampok bank.

Saturday, January 17, 2015

Posisi sedang kritis tapi bisa dijadikan titik bangkit.
Aturan 1:30 harus dilaksanakan.
Besok.

Kentou wo inoru!

Tuesday, January 13, 2015

2 Penyesalan

Ada dua jenis manusia dalam menyesali sesuatu.

Pertama, manusia yang suka menyesali apa yang dia perbuat.
Kedua, manusia yang suka menyesali apa yang dia tidak perbuat.

Saya bertanya-tanya siapa di antara kedua dari mereka ini yang mempunyai nilai yang lebih tinggi dari yang lainnya.

Monday, October 27, 2014

Nobody's perfect.
Tidak ada orang yang sempurna
Keadaan sempurna adalah keadaan yang tidak menerima adanya perubahan, tidak bisa kurang dan tidak bisa lebih dari keadaan sempurna jika berubah maka tidak lagi dikatakan sempurna.
Karena itu, sempurna itu stagnan.
Tidak ada manusia yang sempurna karena itu tidak ada batasan ke perubahan yang lebih baik.

Sunday, March 23, 2014

Target tahun ini

Kalau saya sudah berada di level 3000
berarti saya sudah ada di atas 3 raja

Raja Barat = 2.800
Rajat Tersesat = 1.500
Raja Hitam = 800

Saya akan berlatih dan terus berlatih hingga level dewa veteran di level 10.000

Friday, March 14, 2014

Kubi wo aratte matterou

Kubi wo aratte matterou


Kubi wo aratte matterou adalah istilah jepang yang secara harfiah berarti "Cuci lehermu dan tunggu!
Istilah ini mengisyaratkan agar "bersiap untuk mati" atau "bersiap untuk kemungkinan yang terburuk" kepada orang yang ditujukan dengan istilah ini.
Kenapa harus "mencuci leher dan tunggu", karena istilah ini berasal dari zaman samurai, ketika bertemu dengan seseorang yang dia akan ajak duel sampai mati, ia menyuruh lawannya untuk mencuci leher dan menunggu karena leher lawannya yang telah bersih akan segera bertemu dengan pedangnya.

Friday, March 7, 2014

Kutipan dari Anime Clannad & Clannad After Story

Masih belum lengkap nanti saya akan perbarui kalau sempat

Episode 1

Furukawa Nagisa:
Anpan!
Apakah kau menyukai sekolah ini?
Aku sangat sangat menyukainya
Tapi tidak ada satupun yang tidak berubah
Okazaki Tomoya:
(Gadis yang tidak pernah ku lihat, kata-kata itu tidak ditunjukkan untukku. Mungkin saja ia sedang berbicara dengan seseorang di hatinya)
Furukawa Nagisa:
Hal yang membahagiakan, hal yang menyenangkan.... semuanya
Semuanya tidak dapat tetap tidak berubah
Walaupun begitu, apakah kau tetap menyukai tempat ini?
Okazaki Tomoya:
Lebih baik menemukan mereka kan?
Cukup menemukan hal yang membahagiakan dan hal yang menyenangkan di setelahnya.

Furukawa Akkio 
"Memangnya aku mau memberikan Nagisa ke laki-laki rendahan seperti ini, pulang, pulang sana"
Tomoya, "Baiklah kalau begitu permisi"
Akkio, "Hei sialan memangnya kalau begitu kau disebut pria?"
"Jika kau itu pria, bawa wanita yang kau cintai dengan paksa walaupun begitu aku tidak akan menyerahkannya."

Episode 2

Okazaki Tomoya:
Tangan kanan ku tidak bisa naik
Ketika aku masih kelas 3 SMP, aku bertengkar dengan ayahku dan terluka di bahu kananku. Aku tidak bisa mengerakkan tangan kananku ke atas bahuku
Aku tidak bisa bermain basket lagi

Episode 3

Akio : Jangan malu-malu. Lagipula mereka tersisa dan tidak terjual hari ini.
Sanae : Rotiku, Rotiku... barang sisa 'Roti Furukawa' iya kan!?
Akio : Tapi aku sangat suka dengan mereka!!!

Yoshino Yusuke : Jika kau ingin aku membayar biaya perbaikannya, maka aku akan membayarnya
Pemilik Mobil : Jadi kau mengakuinya iya kan?
Yoshino : Tidak, aku hanya ingin suatu hari kau mengenangnya dan merenunginya, apakah perkataan petugas listrik itu dusta atau tidak? Di tempat dimana yang paling menenangkan hatimu, Iya! disamping orang yang kau paling cintai
Pemilik Mobil : Sebenarnya apa yang ia katakan?
Tomoya : Walaupun aku ditanya aku pun tidak tahu
Yoshino : "Hari-hari manusia berulang kali saling satu sama lain. Tidak heran mereka meragukan orang lain."
"Namun tidak dapat mempercayai sesuatu itu sama saja tidak dapat merasakan cinta orang lain"
"Apakah kau tidak merasakan rasa sakit kesendirian?"
"Apakah kau merasa hidup seperti seorang budak?"
"Apakah kau dapat tertawa dengan jujur?"
Pemilik Mobil : Mungkin..
Yoshino : "Jadi begitu, kalau begitu kau pasti dicintai. Agar cinta itu tidak hilang teruslah hidup dengan gigih."
Tomoya : (Aku heran bagaimana dia bisa mengucapkan kalimat aneh seperti itu.)

Episode 9

Fuko
"Itu mimpi tentang festival bintang laut. Saat Fuko bermain sendirian dipinggir pantai, Okazaki-san menarik tanganku."
"Berkata, "Apa yang kau lakukan sendirian? Hari ini adalah festival bintang laut."
"Sejak hari bertemu Okazaki-san dan Nagisa-san setiap hari menjadi seperti itu, selalu menarik Fuko ke tempat yang menyenangkan. Setiap hari seperti festival, itu sangat menyenangkan. Terimakasih Fuko sangat menyenanginya"

Okazaki Tomoya
"Tidak tahu sejak kapan sekolah ini ada pembicaraan topik hangat tentang seorang gadis. Ia dengan polosnya, dengan sepenuh hati berlari di sekeliling sekolah. Seperti itulah gambaran gadis itu. Lalu sejak kapan kah semua orang menunggunya, hari dimana gadis itu terbangun. Aku tidak salah lagi adalah satu diantara mereka dan suatu saat hari itu akan datang"