Thursday, June 9, 2011

Lirik One Piece Rap

YO-ya-yo, ya-yo
Dreamin', don't give it up Luffy
Dreamin', don't give it up Zolo
Dreamin', don't give it up Nami
Dreamin', don't give it give it up give it up give it up give it up give it NO!

Sunday, June 5, 2011

Mau Buku "For DUMMIES"

http://www.4shared.com/dir/wiWG75ND/Dummies_Books__OxfordEBook.html

langsung ke link diatas
bukan terlengkap tapi terbanyak....

Thursday, June 2, 2011

Lirik Asep Irama - Tunjukkan Dimana

Tunjukkan Dimana



Tuhan... tolonglah hamba-Mu
dari sengsara.. sengsara karena cinta

Tunjukkan kemana langkah ku ini
dalam hidup dalam cinta
kekasih tercinta entah kemana
kini tinggal ku sendiri

Dia yang paling ku cinta
DIa yang paling ku sayang
Aku mohon
Kembalikan pada ku
Kembalikan pada ku

Tunjukkan kemana langkah ku ini
Dalam hidup dalam Cinta

...

Kalau memang ia telah mati
Tunjukkan pada ku dimana kuburnya
Kalau memang ia bukan milik ku
Tunjukkan pada ku siapa suami nya

Kalau pun sedetik saja
izinkan aku untuk membelainya
Aku rela melepaskan nyawa ku ini

Tunjukkan kemana langkah ku ini
Dalam hidup dalam Cinta

download mp3

Sunday, May 29, 2011

Opening Black Cat (Anime)

It always begins under the ultramarine sky
I make a promise now and begin to walk
Yah, the desert glows in gold (I keep on wandering)
Searching for the diamond flower (in the hot wind)
For the first time, I am living for another person
I have something I want to protect
So that I never, ever lose it again
Yah, I have a wish in my heart (shaking)
In order to make it come true (I’ll get hurt as much as it takes)
I'll clutch my sword now because I want you to smile
My nails rip through the red, red shadows
That fill my torn-apart memories
Even if they split, let them grab
That precious thing I want to protect
The diamond flower that bloomed the night I loved and cried for someone

I have something I want to protect
I’ll never, ever lose it again
Let it ring out, this heartbeat that’s smaller and fainter than anyone else’s
But also tougher than anyone else’s

DAIA NO HANA

Niat menulis buku,,, bagian 1

Mau mengetik buku tentang pemrograman, kurang enak karena bahasa wajibnya Programmer itu bahasa Inggris.

Kata dosen saya enak jadi dosen ketimbang terjun di dunia wirausaha, disana sering "makan hati" beda dengan menjadi dosen yang kerjanya tenang , hanya santai nulis buku, ngajar, sambil nyambi jika ada proyek.

Ada satu hal yang menarik dari dosen ini, semua yang dikatakan itu terasa enteng. Contohnya ada beberapa kalimat dalam bahasa jawa yang ia sering ucapkan setiap kali pertemuan di kelas. Mungkin begini jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.

"Nak, kalau kuliah itu enak, mau datang ya silakan mau TA yaa silakan (hehe...) ,belajar nggak ada yang larang, mau kerja tugas nggak ada yang paksa, apalagi yang tinggalnya sendiri alias nge-kost pulang lewat tengah malam habis internetan di kampus nggak ada yang larang."
"Beda dengan SD, SMP, atau SMA... mau masuk saja harus berbaris, harus kerja tugas, PR segala macem"


kalau dengar beberapa petuah dari beliau , serasa mahasiswa adalah makhluk yang paling merdeka di dunia (tapi kenyataannya tidak ada kemerdekaan mutlak di dunia ini).

Kembali lagi ke topik utama, saya ingin menulis, intinya berbagi. tapi (sebenarnya tidak ada kata tapi) sebenarnya apakah ada yang mau membaca?

Mungkin tahun baru kalau materi kuliah sudah agak banyak sekitar seratus pembahasan, mungkin teman-teman akan mau menyumbang materi nya?

Teknik Mengetik Cepat bagian 2

Alkisah, di pinggir sebuah kota, tinggal seorang seniman pematung yang sangat terkenal di seantero negeri. Hasil karyanya yang halus, indah, dan penuh penghayatan banyak menghiasi rumah-rumah bangsawan dan orang-orang kaya di negeri itu. Bahkan, di dalam istana kerajaan hingga taman umum milik pemerintah pun, dihiasi dengan patung karya si seniman itu. 

Suatu hari, datang seorang pemuda yang merasa berbakat memohon untuk menjadi muridnya. Karena niat dan semangat si pemuda, dia diperbolehkan belajar padanya. Bahkan, ia juga diijinkan untuk tinggal di rumah paman si pematung. 

Sejak hari itu, mulailah dia belajar dengan tekun, mengukur ketepatan bahan adonan semen, membuat rangka, cara menggerakkan jari-jari tangan, dan mengenali setiap tekstur sesuai bentuk dan jenis benda yang akan dibuat patung, dan berbagai kemampuan mematung lainnya. 

Setelah belajar sekian lama, si murid merasa tidak puas. Sebab, menurutnya, hasil patungnya belum bisa menyamai keindahan patung gurunya. Dia pun kemudian menganalisa dengan seksama, lantas memutuskan meminjam alat-alat yang biasa dipakai gurunya. Dia berpikir, rahasia kehebatan sang guru pasti di alat-alat yang dipergunakan.
“Guru, bolehkan saya meminjam alat-alat yang biasa Guru pakai untuk mematung? Saya ingin mencoba membuat patung dengan memakai alat-alat yang selalu dipakai guru agar hasilnya bisa menyamai patung buatan Guru.” “Silakan pakai, kamu tahu dimana alat-alat itu berada kan? Ambil saja dan pakailah,” jawab sang guru sambil tersenyum. 

Selang beberapa hari, dengan wajah lesu si murid mendatangi gurunya dan berkata, “Guru, saya sudah berusaha dan berlatih dengan tekun sesuai petunjuk Guru, memakai alat-alat yang biasa dipakai Guru. Kenapa hasilnya tetap tidak sebagus patung yang Guru buat?”
“Anakku, gurumu ini belajar dan berlatih membuat patung selama puluhan tahun. Mengamati obyek benda, mencermati setiap gerak dan tekstur, kemudian berusaha menuangkannya ke dalam karya seni dengan segenap hati dan seluruh pikiran. Tidak terhitung berapa kali kegagalan yang telah dibuat, tapi tidak pernah pula berhenti mematung hingga hari ini. Bukan alat-alat bantu yang engkau pinjam itu yang kamu butuhkan untuk menjadi seorang pematung handal, tetapi jiwa seni dan semangat untuk menekuninya yang harus engkau punyai. Dengan begitu, lambat laun engkau akan terlatih dan menjadi pematung yang baik.”
“Terima kasih Guru, saya berjanji akan terus berlatih, mohon Guru bersabar mengajari saya.”

Pembaca yang berbahagia,
Untuk menciptakan sebuah maha karya, tidak cukup hanya mengandalkan talenta semata. Kita butuh proses belajar dan ketekunan berlatih bertahun-tahun. Bahkan, meski dibantu alat-alat secanggih apapun, hasil yang didapat sebenarnya sangat tergantung pada tangan-tangan terampil dan terlatih yang menggerakkannya.



Demikian pula dalam kehidupan ini, jika ingin meraih prestasi yang gemilang, ada harga yang harus kita bayar! Apapun bidang yang kita geluti, apapun talenta yang kita miliki, kita membutuhkan waktu, fokus dan kesungguhan hati dalam mewujudkannya hingga tercapai kesuksesan yang membanggakan!!!


================================
Kali ini bukan teori tapi sebuah cerita inspiratif dari Andrie Wongso, kita tidak perlu segudang teori, kesalahan dari  anak dalam memasuki usia remaja adalah mengagung-agungkan intelegensi dan menganggap sepele sesuatu yang bernama PENGALAMAN.
keep try..

Thursday, May 26, 2011

Teknik Mengetik Cepat bagian 1

Muscle Memory


Di dalam teknik mengetik ada sebuah ingatan yang dapat digunakan untuk mempercepat kecepatan kita dalam mengetik. Muscle memory atau memori otot adalah teknik mengingat dengan menggunakan otot kita sendiri. Memori otot bisa dideskripsikan sebagai sebuah ingatan yang tersimpan pada gerakan kita misalnya ketika kita bermain sepeda tubuh kita dapat kita sadari melakukan gerakan yang kita tidak hendaki atau rencanakan sebelumnya.

Memori otot adalah sebuah bentuk dari ingatan  yang menyimpan suatu langkah atau cara yang menggabungkan beberapa langkah-langkah yang kecil menjadi suatu pola refleks.


Misalnya ketika kita menulis kata "K-A-T-A"
pola huruf itu tersimpan dan dapat diakses lebih cepat dengan menggunakan memori otot, ketika hal itu terjadi kita bisa menulis atau membayangkan pola gerakan mengetik dari sebuah kata seperti secepat mengingat dan melafalkan huruf "i"

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk melatih memori otot salah satu nya adalah mengetik kata ini

"The quick brown fox jumps over the lazy dog"